Entah kenapa saya berpikir nggak ada orang yang 100% bahagia atau 100% sedih. Mungkin 99.9%. Sedangkan yang 0.1% nya? Dan ya, seperti halnya saya sendiri, ketika saya sedang bahagia, benar-benar bahagia, tapi saya tahu masih ada sedikit rasa sedih atau kecewa. Atau ketika saya benar-benar sedih dan down, tapi saya tahu masih ada rasa bahagia di dalam hati saya meskipun cuma sedikit. Semua itu membuat saya sadar akan satu hal: bahwa tidak ada yang berlangsung selamanya. Kebahagiaan, kesedihan, kekecewaan, kebencian, ketentraman, dan hal-hal lainnya.
Seperti hal-hal yang di atas, sebuah hubungan antara 2 insan misalnya. Jika ditakdirkan berjodoh, ya sudah jodoh. Jika tidak ditakdirkan, ya sudah terima saja, sekeras apapun kamu mencoba, tidak akan pernah bisa, toh masih ada orang di luar sana yang jauh lebih baik untuk kamu.
Yang terpenting adalah,
menerimanya dan mensyukurinya.
No comments:
Post a Comment