Sekali lagi dan sekian banyak kalinya, dia... dia lagi, dia lagi. "Ada apa sih sama dia kok sampe segitunya?" pertanyaan yang selalu sama. Percuma saja bertanya kepadaku, aku juga tidak mengerti mengapa.
Ah, orang bilang itu 'cinta'. Tahu apa mereka tentang cinta? Aku saja tidak mengerti perasaan macam apa ini, apalagi mereka, mereka tidak tahu apa-apa tentang perasaan ini.
Muak kah? Sedikit lebih. Entahlah. Toh, buat apa muak? Tak ada gunanya, tetap saja tidak akan merubah apa-apa. Tetap saja sama. Pernah mendengar pepatah, "seperti telur di ujung tanduk"? Ya, seperti itu.
No comments:
Post a Comment